H3

Ini tanda “Shock Breaker” Motor Anda Perlu Diganti

Administrator | Jumat, 10 Februari 2017 - 08:57:20 WIB | dibaca: 8461 pembaca

Bandar Lampung – “Shock Absorber atau Shock Breaker” adalah komponen sepeda motor yang berfungsi untuk meredam kejutan atau getaran akibat kondisi jalan yang tidak rata untuk memberikan kenyamanan bagi pengendara, fungsi lainnya adalah untuk menjaga kestabilan agar roda selalu kontak dengan jalan sehingga membuat sepeda motor dapat dikendalikan dengan stabil.

Lalu bagaimana cara mengetahui Shock Breaker yang sudah mati atau rusak ?? kali ini PT. Tunas Dwipa Matra akan berbagi tips sederhana untuk mengetahui kondisi shock absorber motor kesayangan anda, begini caranya.

Pertama, tekanlah setang motor ke bawah, perhatikan shock breaker-rnya, jika kembalinya cepat itu artinya sudah “mati” atau rusak. Shock breaker kembalinya harus pelan-pelan, jika pelan itu artinya ada kompresi.

Kedua, perhatikan seal shock depan motor anda, apabila ada rembesan oli artinya seal shock perlu diganti, apabila dibiarkan maka pantulan dari shock depan akan terasa sangat keras karena oli shock yang ada ditabung berkurang.

Ketiga, bawa sepeda motor ke jalan yang tidak rata atau bergelombang, rasakan apakah pantulannya terasa banyak atau sedikit, semakin banyak pantulannya artinya shock breaker anda sudah rusak, karena pada dasarnya fungsi shock untuk meredam kejutan.

Jika kita mengendarai motor dengan shock yang sudah rusak masalahnya bukan hanya mengubah performa kendaraan tapi juga mempengaruhi kesehatan pengendara, misalnya terganggu karena pinggang sakit atau badan cepat pegal saat berkendara, gantilah segera shock breaker anda apabila sudah mengalami kondisi seperti diatas.

Menurut Part Manager PT. Tunas Dwipa Matra Romy Endiko masa pakai shock absorber atau shock breaker pada pemakaian normal adalah 3 tahun untuk shock depan dan 2 tahun untuk shock belakang. “Gunakanlah selalu Honda Genuine Shock karena memiliki 2 keunggulan yaitu,  Lebih Nyaman karena peredam kejut Honda menggunakan oli khusus yang mengandung anti-foam dan anti-bubble yang membuat performance damper lebih stabil dan mengurangi gesekan yang terjadi, sehingga didapat kenyamanan sesuai dengan karakteristik sepeda motor Honda.”

Romi menambahkan Honda Genuine Shock Lebih Awet, dengan lapisan hard chrome dan nickel pada fork pipe dan shock absorber depan (front fork) dan rod comp pada shock absorber belakang (rear cushion) akan lebih tahan gesekan dan karat. Menggunakan seal dengan bahan karet berkualitas tinggi yang lebih tahan minyak, suhu tinggi dan kebocoran. Menggunakan cover protector untuk melindungi rod comp dari debu dan kotoran.

Honda Genuine Shock sangat mudah didapatkan karena sudah tersedia diseluruh AHASS Lampung. Untuk menjaga shock absorber agar tetap awet hindarilah pemakaian aksesoris tambahan seperti pemasangan adaptor/posh, pijakan kaki aksesoris, dan pemakaian pijakan ring. Penambahan aksesoris seperti diatas akan membuat fungsi collar tidak bekerja maksimal, sehingga menyebabkan kerusakan seperti shock absorber patah dan bocor.










Komentar Via Website :


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)